Selasa, 27 September 2011

RANGKAIAN PENGISIAN DAN ALTENATOR

Sistem pengisian mempunyai 3 komponen penting yakni Aki, Alternator dan Regulator.
Alternator ini berfungsi bersama sama dengan Aki
untuk menghasilkan listrik ketika mesin dihidupkan.
Hasil yang dihasilkan oleh alternator adalah tegangan AC
Yang kemudian dikonversi/diubah menjadi tegangan DC.

RANGKAIAN SISTEM PENGISISAN
Ke empat kabel ( soket ) dihubungkan dengan alternator di sepanjang rangkaian kelistrikan.
“B” adalah kabel output alternator yang mensuplai langsung ke aki.
“IG” adalah indikator kontak yang ada dialternator.
“S” digunakan oleh regulator untuk mengatur strum pengisian ke aki.
“L” adalah kabel yang digunakan oleh regulator untuk indikator lampu ( CHG ).

IDENTITAS TERMINAL ALTERNATOR
“S” Terminal indikator Voltase aki.
“IG” Terminal indikator strum kontak.
“L” Terminal lampu indikator.
“B” Terminal Output Alternator.
“F” Terminal tegangan langsung ( bypass ).


ALTERNATOR ASSY
Alternator terdiri dari :
gabungan kutub magnet yang dinamakan Rotor.
Gulungan kawat magnet yang dinamakan stator.
Rangkaian dioda yang dinamakan rectifier.
Alat pengatur voltase yang dinamakan regulator.
Dua kipas dalam ( internal Fan) untuk menghasilkan
sirkulasi udara.

MODEL ALTERNATOR
Kebanyakan alternator menpunyai regulator
yang berada didalamnya ( IC built In), dan tipe yang lama
mempunyai regulator diluar.
Tidak seperti model yang lama,
Tipe ini dapat dengan mudah diperbaiki dengan
Membuka tutup bagian atasnya.

POLI ALTERNATOR
Poli alternator diikat/dikencangkan ke bagian sumbu rotor.
Tipe poli tunggal atau poli PK dapat digunakan.
Alternator tipe ini tidak mempunyai kipas luar yang
Menjadi bagian dari polinya.
Tidak seperti jenis alternator lama yang menggunakan
kipas luar untuk pendinginan, alternator ini mempunyai
2 kipas dalam untuk sirkulasi udara pendingin.
BAGIAN DALAM ALTERNATOR
Jika bagian atas altenator dibuka :
Regulator yang mengontrol tegangan output alternator.
Carbon Brush yang menempel dengan bagian atas rotor
( Slip Ring).


Rangkaian dioda (rectifier) yang mengkonversi (mengubah)
voltase AC menjadi voltase DC.
Slip Ring (bagian dari rotor) dihubungkan dengan setiap dari
Field winding.

CARBON BRUSH
Dua slip ring yang berada di setiap bagian atas rotor.
Slip ring dihubungkan dengan field winding dimana carbon brush
dapat bergerak, dan ketika arus mengalir melalui field winding
Lewat slip ring, akan ada arus magnet disekitar rotor.

2 buah arang yang diposisikan sejajar yang
akan menempel dengan slip ring. Carbon brush disolder atau
Diikat dengan baut.
IC REGULATOR
Regulator adalah otak dari sistem pengisian.
Regulator mengatur keduanya baik itu voltase aki
dan voltase stator, dan tergantung dari kecepatan putaran mesin,
regulator akan mengatur Kemampuan kumparan rotor
untuk menghasilkan output Alternator.
Regulator dapat diganti baik itu internal regulator atau eksternal.
Dewasa ini rata rata semuanya sudah memakai internal regulator.

DIODE RECTIFIER
Rangkaian Dioda bertanggung jawab atas konversinya
tegangan AC ke tegangan DC.

6 atau 8 diode digunakan untuk mengubah tegangan stator AC
ke tegangan DC.
Setengah dari diode tersebut digunakan dalam kutub positif
Dan setengahnya lagi dalam kutub negatif.

BAGIAN DALAM ALTERNATOR
Rotor yang diantaranya terdiri dari kutub kutub magnet
yang berputar mengelilingi didalam stator. Putaran Rotor
menciptakan arus magnet disekelilingnya.
Gulungan (stator) mengembangkan tegangan yang
dikarenakan magnet yang berputar maka arus akan diinduksi
melalui terminal stator.



RANGKAIAN ROTOR
Rotor terdiri dari kutub kutub magnet, inti field
winding dan slip ring.

Beberapa model/tipe termasuk mensupport lahar
dan satu atau dua kipas didalamnya.
Rotor digerakkan atau diputar didalam alternator
dengan putaran tali kipas mesin.

Rotor yang terdiri kutub kutub magnet, field winding, dan
Slip ring, bagian bagian ini padat bersambungan pada sumbu
rotor, field winding dihubungkan kepada slip ring dimana
carbon brush dapat bergerak.
Ada dua lahar yang terdapat dirotor, satu di bagian bawah slip
ring, dan satunya berada dibagian atas sumbu rotor.

Field Winding Rotor Menciptakan lapangan magnet
yang disebabkan oleh arus yang mengalir melewati
slip ring.
Magnet tersebut disatu disisi menjadi kutub selatan,
dan disisi lain menjadi kutub utara.
STATOR HUBUNGAN STATOR - ROTOR
Hubungan putaran rotor berputar didalam stator :
Arus magnet alternator yang berasal dari dari putaran rotor
menginduksi tegangan kepada stator.
Kekuatan dan kecepatan dari putaran arus magnet yang
dihasilkan rotor akan berakibat terhadap tegangan induksi
kepada stator.

Stator mempunyai 3 fase gulungan yang diisolasi
kepada stator, gulungan tersebut terhubung antara
satu dengan yang lainnya.
Setiap fase ditempatkan diposisi yang berbeda
dibandingkan dengan yang lain.
Gulungan yang diisolasi itu menghasilkan
medan magnet.

RANGKAIAN DIODE - RECTIFIER
Diode digunakan sebagai penyearah tegangan.
Diode mengubah tegangan AC menjadi tegangan
DC sehingga aki menerima listrik yang benar.


PENGATUR TEGANGAN
Regulator akan mengatur tingkat / level
sistem pengisian tegangan.

Ketika sistem pengisian tegangan dibawah dari yang
ditentukan, regulator akan meningkatkan arus listrik tegangan,
yang akan berakibat terciptanya arus magnet yang kuat,
hasilnya akan meningkatnya output alternator.
Ketika sistem pengisisan tegangan diatas yang ditentukan,
regulator akan menurunkan arus listrik tegangan,
dan membuat arus magnet menjadi lemah,
hasilnya output alternator yang semakin Kecil.


Regulator mengatur tegangan aki, dan juga mengatur
arus yang mengalir ke rangkaian rotor.

Rangkaian rotor menghasilkan arus magnet.
Tegangan yang dihasilkan diinduksi di stator.
Rangkaian rectifier mengubah tegangan stator AC menjadi
tegangan DC yang digerakkan ole putaran mesin.

Sabtu, 24 September 2011

Kopling sepeda motor

Kopling Sepeda Motor

Selamat datang para otomotif mania , pada postingan kali ini saya akan menjelaskan tentang kopling sepeda motor . Seperti telah saya jelaskan kopling sepeda motor termasuk salah satu tipe kopling berplat banyak , dan berkarakter sebagai kopling tipe basah . Setiap sepeda motor memiliki tipe kopling yang tidak sama dan sedikit berbeda . Namun sebenarnya tetap sama dan kita dapat membagi menjadi dua : yaitu kopling piringan dan kopling sentrifugal . Bagaimana cara kerja dari kedua kopling sepeda motor itu akan saya jelaskan dalam postingan saya ini . Baiklah para otomotif mania , saya tidak akan berpanjang lebar lagi dan akan langsung menjelaskan cara kerja dari kedua tipe kopling sepeda motor tersebut .


1. Kopling piringan
Kopling piringan terdiri atas plat kopling , kampas kopling , rumah kopling . bos kopling , plat tekan . dan per kopling . Seperti telah saya jelaskan dalam postingan saya sebelumnya , bahwa kopling berfungsi atau bekerja untuk meneruskan dan memutuskan putaran dari mesin ke transmisi / perseneling .


Cara kerja dari kopling piringan saat meneruskan putaran adalah sebagai berikut ;
  • Kampas kopling dan plat kopling terjepit oleh bos kopling dan plat tekan . Gaya menjepit ini karena tekanan dari per kopling .
  • Kampas kopling terkait dengan rumah kopling . Perhatikan bentuk kampas kopling yang bagian pinggir luarnya masuk ke dalam alur dari rumah kopling .
  • Ketika mesin hidup , maka rumah kopling akan menerima putaran mesin . Jadi rumah kopling akan terus berputar selama mesin hidup .
  • Karena kampas kopling terkait dengan rumah kopling , maka kampas kopling pun akan ikut berputar bersama rumah kopling , dan kampas kopling akan selalu berputar selama mesin itu hidup .
  • seperti telah kita ketahui di atas bahwa kampas kopling dan plat kopling terjepit oleh bos kopling dan plat tekan karena adanya gaya jepit dari per kopling . Maka plat kopling pun akan ikut berputar saat dalam kondisi seperti ini , begitu pula dengan bos kopling dan plat tekan akan ikut berputar juga .
  • Dengan berputarnya bos kopling maka putaran mesin akan diteruskan ke transmisi atau perseneling , karena bos kopling terkait dengan alur pada poros input perseneling / transmisi .
Cara kerja kopling piringan pada saat memutuskan putaran mesin ke perseneling :
  • Tuas dari kopling akan membuat jeputan antara plat kopling , kampas kopling , bos kopling dan plat tekan kopling menjadi renggang . Gaya tuas kopling ini melawan dari gaya per kopling .
  • Dengan merenggangnya jepitan tersebut , maka hanya kampas kopling dan rumah kopling yang menerima putaran dari mesin .
2. Kopling sentrifugal

Kopling sentrifugal terdiri atas tromol kopling , sepatu kopling dan per sepatu kopling . Cara kerja dari kopling sentrifugal ini dengan memanfaatkan gaya sentrifugal . Pada saat putaran mesin langsam , maka sepatu kopling akan berputar . Namun tromol kopling tetap diam atau tidak berputar . Pada saat puran mesin mulai naik , maka gaya sentrifugal akan semakin besar . Gaya sentrifugal ini akan membuat sepatu kopling terlempar keluar dan menekan tromol kopling , sehingga tromol kopling pun akan ikut berputar pula . Pergerakkan terlempar keluar nya sepatu kopling ini melawan gaya dari per sepatu kopling , jadi hanya pada putaran mesin yang lebih tinggi akan membuat sepatu kopling mampu melawan gaya dari per sepatu kopling tersebut . Secara singkatnya hanya bila gaya sentrifugal lebih besar dari gaya per sepatu kopling maka sepatu kopling akan telempar keluar . Dan gaya sentrifugal yang lebih besar ini akan didapat jika putaran mesin di naikkan . Inilah kopling tambahan pada sepeda motor bebek yang membuat sepeda motor akan berjalan hanya jika gas di tarik dan motor tetap hidup walau perseneling sudah masuk gigi .


Demikianlah cara kerja kopling sepeda motor dan semoga Anda jadi mengerti cara kerja dari kopling sepeda motor tersebut .

CARA MEMOTONG TRANSMISI MESIN MOTOR

Memotong Transmisi Mesin Motor

Saya baru2x ini tertarik dengan olah raga Hang Glider setelah menonton video berikut:
http://www.youtube.com/watch?v=z1G1wxkYFa8

Problemnya,
mesin / engine yang dipakai relatif mahal ….

Setelah memperhatikan spek mesin tsb, ternyata mesin Yamaha RX King lama yang masih 2 tak (Max Power 18,5 PS pada 9000 RPM) cukup memenuhi syarat untuk dipakai pada olahraga Hang Glider tsb.

Permasalahannya sekarang adalah,
apakah kita bisa mengambil mesin yamaha saja dan memotong (dengan Brute Force tentunya) bagian transmisi dan part lain yang tidak dipergunakan?
Berapa kira2x bobot mesin saja (setelah dipotong) ?
Diharapkan beratnya tidak lebih dari 10 kg, agar bobot total dari motor dan perangkat Hang Glider menjadi ringan (tidak lebih dari 25 kg).

Atau member punya saran lain ?

Gambaran detil mesin Simonini yang biasa dipakai pada Paramotor:

TRANSMISSI MOTOR

tranmisi otomatis

TRANSMISI

Enaknya Transmisi Otomatis

http://www.mediaindonesia.com/mediaoto/spaw/uploads/images/article/image/2009_05_12_09_15_41_ZF.jpg

Transmisi otomatik biasanya dijalankan tanpa memindahkan posisi tuas transmisi. Maka
ketika sudah pada posisi D, mobil bisa dipacu mulai 0 sampai 160 km/jam bahkan lebih. Nah,
ketika berhenti hanya tinggal menekan pedal rem. Kalau dihitung, lebih banyak kaki menginjak 
pedal rem pada transmisi otomatik dibandingkan dengan transmisi manual. Mungkin pula,
karena asyik menikmati keyamanan pengemudi lupa bahwa pada transmisi otomatikpun ada 
engine brake.


Caranya memindahkan tuas transmisi pada posisi L dan sedikit menekan rem. Dengan cara ini
kampas rem menjadi lebih irit. Kampas rem pun bisa lebih boros ketika mobil berada di lampu 
pengatur lalu lintas. Pengemudi cenderung tidak menekan pedal rem maksimum atau menarik 
hand brake. Menghadapi jalan macet, penegemudi tidak biasa menetralkan transmisi otomatik. 
Ada banyak kelebihan pada transmisi otomatik.


http://www.mediaindonesia.com/mediaoto/spaw/uploads/images/article/image/2009_05_12_09_15_41_ZF.jpg
  1. TO mem­berikan kenyamanan luar biasa mengatasi rasa penat ketika berada dijalan macet.
  2. Mobil bisa berjalan mulus walaupun harus maju dan berhenti secara mendadak, karena 
  3. tak perlu menginjak kopling. Hanya menekan pedal rem atau pedal gas mobil dapat maju dan berhenti dengan mulus. Dengan menggunakan TO pengemudi juga tidak terlalu lelah Selain
  4. kaki kiri tidak perlu bekerja maka tangan kiripun tidak selalu digunakan seperi pada transmisi manual.
  5. Keuntungan lain dari TO adalah awetnya plat kopling. Karena tidak ditekan dengan kaki
  6. melaingkan secara otomatik oleh tekanan oli maka umumnya plat koplingbnya lebih lama 
  7. masa pakai. Kalau tidak ada masalah dengan oli, seperti kehabisan oli atau terlambat 
  8. mengganti oli maka plat kopling tidak perlu diganti.


Cara menggunakan :


Pada perangkat tuas transmisi otomatik ada beberapa huruf yang menyatakan manfaat dan c
ara penggunaan. "P" (Parking) mobil pada posisi ini tidak bisa bergerak. Pada Camry ada s
hift lock. Tanpa menekan tombol ini tuas transmisi tak dapat dipindahkan. Maksudnya,
ketika parkir, tersenggol atau ditarik anak kecil posisi tetap pada parking. "R" (Reverse) d
igunakan apabila hendak mundurkan mobil dan " N " (Neutral) digunakan waktu mobil
berhent sesaat.




"D" (Drive) mobil dijalankan bila kondisi jalan datar dan mulus/ normal. Pada posisi ini
pemindahan posisi gigi dalam transmisi otomatik akan berpindah secara otomatik,
sesuai putar­an mesin dan beban. Bila kondisi jalan mulus dan tanpa hambatan tombol 
OD (Over Drive) gigi akan pindah dari 3 ke 4. Pada saat itu putaran mesin lebih rendah dari 
putaran propeler shaft




"2" (Second), digunakan kalau mobil jalan di daerah bukit yang membutuhkan mobil berjalan 
perlahan atau kalau Anda menggu­nakan mesin untuk mengurangi kecepatan. Pada posisi ini
disaran­kan kecepatan maksimum 95 km/jam untuk Corona dan 113 km/jam untuk Corolla serta
Kijang 81 km/jam. Berhati - hati pada kedudukan 2, jangan menurunkan kecepatan mobil
secara kasar karena bisa mengakibatkan mobil terpuntir, jebih baik dibantu dengan rem




" L " digunakan pada medan yang macet dan tanjakan atau penurunan yang curam,
yangmembutuhkan efek pengereman mesin (engine brake) yang maksimal. Kecepatan 
maksimum pada posisi ini adalah 44 km/jam untuk Kijang, Corona 52 km/jam dan Corolla 
65 km/jam.Beberapa larangan bagi pemakai transmisi otomatik: jangan memindahkan ke posisi
undur atauke posisi " P " kalau kendaraan masih bergerak karena akan menyebabkan 
mobil kehilangan kontrol dan merusakan mekanikal yang serius. Waktu di tanjakan
janganmenggunakan pedal gas untuk menahan mobil berhenti, gunakan selalu rem 
parkir atau remdan biasakan selalu menginjak rem kalau mobil berhenti walau sesaat
untuk mencegah mobitidak bergerak sendiri kedepan. Banyak orang masih
menyangsikan ketangguhan transmisiotoma­tikwalaupun mengakui kelebihan pada kenyamanan. Masih ada yang takut terutama kala
mengalami mogok. Sebenarnya transmisi bebas dari gangguan bila terawat dengan
baik. Kendala utama pada semua mobil adalah aki rusak demikian pula pada mobil
transmisi otoma­tik.Menghadapihal itu yang perlu diperhatikan adalah perawatan
terhadap aki seperti periksa jangansampai akipernah kering dan mengganti kalau
sudah tiba waktunya mengganti dengan aki baru. Dengan cara ini,anda tidak perlu
kawatir mobil mogok di perjalananDengankebesaran Master saya, saya harus
mencoba untuk mengungkapkan sebuah rahasiaatau misteri besar dimana
orang pada umumnya tidak mengetahuinya.Ini adalah suatukeajaiban besar 
saat seorang yang berkepribadian luar biasaseperti Lord Krishna, Swamy
Vivekanandaatau Master saya mengubah seluruhjalan kehidupan seorang manusia
. Ini benar-benardiperlukanbagi kita untukmenemukan seorang pembimbing
sedemikian rupa yang dapat mengangkatkita lebih tinggi dan lebih tinggi dengan kekuatannya. Misteri ini dikenal sebagai

pranahuti -kekuatan dari transmisi. Kekuatan ini bekerja melalui saluran-saluran 
yang memurnikan pikiran.Pranahuti dijalankanmelalui kekuatan suatu hasrat
yang selalu efektif. Jika seorang pelatih di dalamspiritualiti menggunakan hasratnya
untuk membentuk pikiran orang yang dilatihnya,ini akan efektif dan 


memberikan hasil-hasil yang luar biasa.

BAGAIMANA TRANSMISI ITU BEKERJA?    
http://3.bp.blogspot.com/_qwkrkHBLQes/SpuYnW2EAXI/AAAAAAAAADA/f_AOgWRb1fk/s320/CVT+1.jpg


Seorang pelatih yang layak, dengan kekuatan transmisi yogicnya melemahkan kecenderungan-kecenderungan yang lebih rendah didalam pikiran orang yang 
dilatih dan menaburkan biji dari cahaya Tuhan di dalam mata hati yang paling dalam.
Dalam proses ini pelatih menggunakan kekuatan hasratnyayang mempunyai sifa
t ketuhanan yang tidak berbatas, dibelakangnya. Pada permulaan orang yang
dilatih mungkin tidak merasakan apa-apa. Alasannya adalah ia sudah terbiasa untuk merasakan hanyamelalui panca inderanya. Setelah beberapa lama, bagaimanapun
ia akan merasakan hasil dari transmisi itu, yang juga dalam bentuk perubahan yang
halus sekali atas kerja dari bagian-bagian penting dan kecenderungan-
kecenderungan dari pikirannya
.
Jika saya diperbolehkan, sebuah keterangan singkat untuk Upanishads terutama
Kena Upanishad, seorang murid bertanya kepada gurunya dengan apa mata melihat?
Dengan apa hidung mencium?Dengan apa telinga mendengar? Dan sebagainya,
dan guru menjawabnya bukanlah mata yang melihat, tetapi mata dari mata. Sama
halnya apa yang mendengar adalah telinga dari telinga, dan apa yang 
berbicara bukanlah mulut tetapi sesuatu dibalik mulut, adalah pembicara yang sesungguhnya. Seorang suci (Rishi) melanjutkan untuk menambahkan bahwa 
kehidupan itu sendiri hidup hanya dengan adanya kehidupan yang lebih tinggi dengan
isinya dan ini dinamakan pranasya prana atau hidup atas hidup. Master saya
berpendapat bahwa saat tubuh hidup dengan adanya jiwa, jiwa tersebuth
arus menunjukan kembali bahwa dengan apa dia hidup, dan ini adalah kekuatan hidup terakhiratau pranasakhti.Kita memiliki pemikiran yang cemerlang ini di dalam
Sahaj Marg bahwa tubuh hidup karena jiwa, dan jiwa kita dapat menembus waktu,
seperti yang kita mengerti, dalam perjalanannya menuju asal (penciptanya). Jiwa
hidup karena adanya transmisi. Oleh karena itu transmisi dikatakan ‘hidup

dari hidup’, dan transmisi tidak melakukan apa-apa sehubungan dengan tempat dan
waktu.Tubuh hidup dan berkembang pada tingkatan fisik, dan mempertahankannya
pada makanan-makanan jasmani. Jiwa menjadi spiritual di dalam alam,
membutuhkan makanan bermutu. Master memberi makan abhyasi dengan transmisi spiritualnya dan memelihara mereka. Master menyebut

transmisi sebagai ‘makanan spiritual’.

Tubuh hidup karena adanya jiwa. Jiwa hidup karena adanya transmisi yang kita dapat anggap sebagaiintisari dari Tuhan. Dalam bahasa sanskerta hal ini disebut
pranasya prana yang berarti ‘jiwa dari jiwa’. Bicara sejujurnya, tanpa transmisi
jiwa itu seperti sesuatu yang mati. Transmisi yang pertama
sekali membuat jiwa itu hidup. Ini adalah sentuhan dari Tuhan sendiri.

Di dalam transmisi kita menurut sistem Sahaj Marg, transmisi itu dialirkan masuk
kedalam hati murid yang mengikuti yoga dengan kekuatan suci yang menghubungkn
dengan master saya, dan kekuatan mana yang memungkinkan bagi dia untuk
memberkati preceptors, karena mereka terpanggil,yang mana diberi tanggung 
jawab untuk memberikan transmisi kepada murid-murid yang datang
kepada mereka. Transmisi ini adalah sesuatu yang harus dirasakan dan yang dapat dirasakan. Kami akan setuju bahwa semua kehidupan itu adalah transmisi. Dalam
setiap perbuatan yang kita lakukan, atau yang kita terima, sebuah tindakan transmisi
terlibat didalamnya, tetapi di dalam transmisi SahajMarg adalah hadiah tertinggi dari hidupnya hidup itu sendiri, dan inilah yang membuat sistem Sahaj 
Marg Raja Yoga terpisah dari sistem yoga lainnya yang ada.

Master Besar kita, Samarth Guru Shri Ram Chandraji dari Fatehgarh menemukan
kembali kemampuan transmisi yogic atau tenaga kehidupan dari pusat kehidupannya 
masuk kedalam pusat kehidupan individu lainnya. Seni ini diteruskannya kepada
muridnya, Master saya, orang yangtelah menyempurnakannya. Transmisi ini 
adalah sesuatu yang mampu dirasakan oleh siapa saja yang mendapatkan masalah
dengan mempraktekkan sistem ini untuk waktu yang singkat. Kenyataannya
transmisi inilah yang membuat Sahaj Marg terpisah dari sistem yoga-yoga lainnya, 
dan dari sistem-sistem lain mengenai perkembangan manusia. Master saya berkata
bahwa saat transmisi diperoleh dengan kekuatan yang lebih tinggi dari dirinya, dan oleh karena itu perkembangan atau kemajuan menjadi bukan hanya jauh lebih cepat
tetapi juga menjadi sedikit banyak bebas dengan kemampuannya sendiri untuk
berkembang. Oleh karena itu keadaan saat ini dari individu tidak mempunyai hubungan
pada apa yang dia maksudkan, dan dengan sekali pukulan semua perbedaan-
perbedaan dari situasi manusia saat ini diberantas, karena kemungkinan dari 
keberadaan transmisi saat ini Dengan tidak berbelit-belit apa yang pranahuti lakukan
untuk mengangkat spiritual abhyasi dalam waktu yang sesingkat mungkin,
usaha-usaha sendiri tidak bisa dilakukan bahkan dalam satu dekade

penuh. Kesulitan-kesulitan yang serius sering muncul saat meditasi dilakukan secara
bebas sesuai dengan metode-metode lama yang dituliskan di dalam buku-buku.
Dalam menjalankan sistem lama, seseorang harus berjuang dengan pikiran dengan
maksud untuk menghentikan aktivitas yang tidak henti-hentinya. Perjuangan
berlangsung terus sepanjang waktu tanpa ada hasil dalam arti
yang nyata. Jadi hampir tidak ada meditasi sama sekali, semua waktu hilang dalam perjuangan belaka dan menahan perubahan mental. Dengan tujuan untuk mengatasi kesulitan yang besar ini, dalam sistemSahaj Marg kita dengan mudah menghubungkan
diri kita dengan kekuatan Master yang pikirannya telah menjadi sepenuhnya disiplin
dan teratur. Kekuatannya kemudian mulai mengalir kedalam individu 
mengatur keinginan-keinginan mentalnya.

Apa yang Master transmit (kirim) adalah kekuatan/energi spiritualNya yang mana dia telah menemukan jalan masuk berkat kebaikan atas kepandaian yocic yang dimilikinya di bawahbimbingan Masternya. Hal ini telah ditemukan kembali bahwa
seorang manusia dapat mengirimkan tenaga ini kepada orang lain yang tidak terbatas
dalam hal apapun hanya karena tenaga ini datang dari seorang manusia, tetapi sungguh-sungguh tidak terbatas, karena dengan kebaikan alam yang nyata, 
hal ini dihubungkan dengan sumber tenaga yang paling akhir. Oleh karena itu transmisi 
ini tidak memiliki batas-batas, tidak terbatas, tidak ada akhirnya dalam arti transmisi
dapat mengisi sampai penuhatau jika kamu menginginkan, transmisi dalam sejumlah
tertentu dapat diisi. Oleh karena itu memungkinkan untuk mentransmit kepada satu
atau seratus, atau sejuta orang, tidak ada batasnya.
Juga dia dapat mentransmit disini atau dia dapat mentransmit kepada seseorang 
dimanapun dia berada.Dengan transmisi ini Master dapat menempatkan tenaganya
sendiri kedalam hati kita. Dengan demikian, sekarang kita mempunyai kemungkinan 
untuk berkembang dengan tenaga orang lainlagi yang dimasukkan ke dalam kita. Kita ditolong dengan sebuah penopang. Daripada bergantung padadiri kita sendiri,
sekarang kita menjadi tergantung kepadaNya. Karena Dia memberikan makanan itu 

kepada jiwa yang kita perlukan untuk berkembang dengan cepat, berkembang dengan 
cepat melebihi apa yang kita percaya menjadi kemungkinan bagi manusia sampai
sekarang ini, tepatnya karena Ia mampu memberikan kekayaannya kepada kita.


Dengan kekuatannya transmisi ini menghapus semua yang lalu impresi-impresi yang 
baik, impresi-impresi yang buruk, tidak peduli yang mana. Karena impresi yang
menyiapkan tingkah laku kita, impresi yang menyiapkan keberadaan kita. Dalam
hal iniyang lalu adalah beban bagi kita. Setiap hari, kita menambah lebih banyak lagi
impresi dan oleh karenanya kita menambah beban pada diri kitasendiri. 
Setiap hari adalah satu hari lagi yang hilang sebagai masa lalu. Jadi bukannya
mengurangi beban kita malah menambah beban bagi diri kita. Master saya mampu mengurangi ini, dan sering memberantas secara keseluruhan dengan kekuatanNya
dimana dia menghapus semua impresi-impresi masa lalu dari pikiran kita. Ini adalah
sebuah pembebasan dari masa lalu dibantu dengan transmisinya yang masuk ke
dalam kita, dengan tenaga spiritualnya untuk pertumbuhan kita dan oleh karenanya kemungkinanuntuk perkembangan kita tidak terbatas.

Master berkata “Adalah penggunaan tenaga suci untuk mengubah manusia”. Tetapi ada beberapa kasus dimana bahkan transmisi tersebut dipantulkan kembali
dari orang yang memberikatransmisi harus menerima kembali transmisi itu. Hal ini sepertinya disebabkan karena transmisi tidak dapat menembus orang yang diberikan transmisi. Jadi hal yang penting sebelumnya untuk menerima
transmisi kelihatannya perlu untuk menerima Master. Seseorang yang tidak
menerima Master kelihatanya tidak akan mampu menerima transmisi yang dimaksudkan untuk merubah dia. Kapanpenerimaan akan Master dimulai ? Ketika kita melihat
Dia, ketika kita pergi dengan Dia, ketikakita berhubungan dengan Dia, kita tumbuh
untuk mencintai Dia, untuk menghargai Dia, untuk memuji Dia,dan timbul keinginan
untuk menjadi sama seperti Dia.Master biasa menyebut transmisi sebagai ‘kekuatan
tanpa kekuatan’ dimana saya katakan transmisii

ni hanyalah cintanya yang diberikan untuk kita karena Dia hanya mentransmisikan cinta. 
Ini bukanlah suatu kekuatan, ini bukanlah apa-apa lagi. Saya lebih percaya dan memiliki alasan untuk percaya bahwaini adalah cinta Nya yang dituangkan ke dalam hati kita
yang kita sebut transmisi, yang kita sebut pranahuti. Dengan tidak berkekuatan,
transmisi akan bertindak, bukan hanya melewati jarak-jarak yang 
tidak terbatas sampai paling pinggir yang tidak terbatas, tetapi juga melewati
kekekalan waktu. Cinta itu sendiri dapat bertindak, menghancurkan rintangan
mengenai ruang dan waktu. Tidak adakekuatan lain yang dapat melakukan hal ini.

Master dan transmisiNya, Saya percaya keduanya adalah sama. Karena Saya pernah menanyakanhal itu sekali “Apa yang sesungguhnya terjadi ketika engkau mengirimkan transmisi ? Seandainyaengkau memberikan transmisi kepada saya, engkau berada di Shahjahnpur dan saya berada di Madrasapa yang sebenarnya terjadi? Ia berkata ‘SukshmaKu (sesuatu yang sangat halus sifatnya) sendiri 
pergi menuju diriMu”. Sekarang kamu lihatlah keajaiban ini. Jika sesuatu dapat membuktikan Keagungan


Nya inilah kenyataannya transmisi mengalir kemanapun, saat kapanpun, tanpa batasan.

TRANSMISI SEPEDA MOTOR
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgmTBQy6RyyjtAnYs2Mb5H_GWMKxHhYxW3For947Blng0URWC3WTYqGPJhoaF2dp2RqcKRLCA56es8IWGTxTvPmpLKde6PdhbZqioyhgAtUGO30wdL6DPA7YvzLkFarNw1UsjbQQ8NNd-8/s320/Trans_FrontDriveTypical.gif
Apakah kita merasakan transmisi? Kita
tidak pernah merasakan transmisi. Kita merasakan efek dari transmisi. Karena transmisi selalumengalir ke dalam hati kita, tetapi hasilnya dapat kita rasakan dimanapun
kita berada. Seperti kitamakan disini, tetapikita merasakan makanan itu diperut, dan jika orang mempunyai keasaman yang tinggi mereka merasakan sakit - di sini.
Jadi apa yang terjadi, seperti halnya listrik, jika adasebuah bola lampu - kamu melihat cahaya, jika ada sebuah kipas angin - kamu lihat ini akan memberikan angin, jika
ada motor - ini akan berputar. Jadi kita tidak harus bingung tentang 
transmisi dengan efeknya. Efeknya dapatterjadi dimana saja. Ini harus berubah
dari satu titik ke titikyang lain.Transmisi datang hanya setelah cleaning (pembersihan). Transmisi tanpa cleaning sebenarnya dapat menghancurkan seseorang. Jadi 
transmisi selalu diberikan hanya setelah cleaning yang cukup

telah dilakukan. Itulah mengap kami memberikan tiga kali sitting pengantar yang semata-mata dicurahkan untuk membersihkan. Tidak ada transmisi sama sekali.

Semua keringanan yang kamu rasakan selama sitting bukan dikarenakan oleh 
transmisi sama sekali,ini disebabkan karena cleaning. Cleaning memberikan kamu 
perasaan ringan. Transmisi, ketika kamu merasa ringan, memberikan kamu perasaan
yangsangat mendalam waktu meditasi. Transmisi, saat hati kita kotor, menghasilkan getaran-getaran, kamu lihat semua ini hal lucu. Semakin halus hal ini, lebih 
banya kamu harus merasa bahwa tidak terjadi apa-apa saat meditasi. Tetapi setelah
meditasi berakhir kamu merasakan perbedaannya.

Transmisi tidak dapat memberikan tekanan-tekanan. Kamu tahu, jika sistem bersih,
kamu akan beradadalam keadaan tanpa beban pikiran, atau sedikitnya mendekati hal tersebut. Tanpa pikiran samasekali bukanlah suatu kondisi spiritual, ini adalah kondisi dimana di dalam hatimu dikosongkan dari semua yang kotor, hampir semua yang kotor, sehingga tidak ada lagi pikiran-pikiran yang muncul dari 
dalam. Sekarang kamu dapat menerima pikiran-pikiran dari luar, kamu bersih sekarang. Mungkin ituberupa pikiran suci, mungkin instruksi-instruksi dari Master. Semua 
datang dari luar. Sekarang pikiran-
pikiran itu bukan lagi pikiran-pikiranmu. Pikiran-pikiran tersebut tidak dapat lagi mengganggumu.
Pada kondisi ini ketika kamu menerima transmisi, kamu mampu untuk terjun lurus.

Transmisi didefinisikan sebagai “pranasya prana’ – ‘Hidup atas hidup’ 
sekarang apa yang sebelumnya “SAYA” hanya semata-mata seperti sebuah mesin, telah menjadi “SAYA” yang benar-benar hidup. Saya pikir mungkin ini salah alasan mengapa kadang-kadang pada diri abhyasi kami 


mendapati sifat egois yang lebih besar setelah merekan menjadi abhyasi daripada
sebelum mereka memulai sadhana-nya. Ketika “SAYA” yang tidur menjadi “SAYA
yang terbangun, orang akanmenganggap lebih berhak, itulah hal yang menambah
sadar akan keberadaan dirinya sendiri, dan itulah 
yang disebut egois - yaitu lebih besar kesadaran akan dirinya sendiri. Oleh karena itu,
hari pertamakita menerima transmisi dan Master membuat kita hidup
kembali dalam arti yang sesungguhnya, kehidupan di dalam hidup, hal ini juga
yang harus menjadi saat dimana kita harus menyerahkan hidup kita kepadaNya dan
hidup baru yang telah datang kepada kita bukanlah milik 
kita karena Dialah yang telah membuatnya, Dia telah memberikan kita kehidupan
. Jadi kahidupan kita adalah milikNya.

Hidup kita benar-benar dimulai, dalam arti yang sebenarnya efektif saat kita menerima transmisi pertama kali oleh Master kita. Jadi ini berarti hari kelahiran kita yang kita
rayakan. Ketika kita di sini pada hari kelahiran Master dan kita mengingat Master
secara khusus pada hari ini, sebenarnya hari kelahiran 
kita yang kita ingat, ini adalah sebuah persembahan rasa terima kasih kita, cinta kita – “Master, engkautelah membuat saya hidup pada hari ini. Selamanya saya berteri
kasih kepadamu yang telah 
memberikan hidup bagi saya, ketika saya hanyalah seorang yang bergerak seperti
mesin yang berjalan mengitari rodanya, digerakkan oleh sebuah motor di dalamnya,
yang dengan bodoh saya 
sebut ‘hatiku’. Engkau membuat hati itu hidup kembali, dengan masuknya engkau ke
dalam hati danmenjadi hati dari hatiku. Engkau membuat kehidupanku menjadi hidup, dengan menjadi hidup atas 
hidupku. Engkau memberikan arti dalam kehidupanku, dengan memberikan saya sebuah tujuan hidupku.

SISTEM PENGAPIAN

SISTEM PENGAPIAN PADA SEPEDA MOTOR

SISTEM PENGAAPIAN sepeda motor
a. Pendahuluan
1. Persyaratan Dasar (contoh motor bensin)
Persyaratan dasar agar motor dapat menyala adalah:
• Bahan bakar yang dikabutkan / diuapkan.
• Temperatur campuran bahan bakar & udara yang cukup tinggi.
• Penyalaan pada saat yang tepat.
2. Macam-macam sistem pengapian
Cara penyalaan bahan bakar pada motor bakar digolongkan menjadi dua jenis:
a. Penyalaan sendiri
• Akibat pemampatan dengan tekanan tinggi, temperatur udara mencapai 700ºC sampai 900ºC.
• Bahan bakar yang dimasukan terbakar dengan sendirinya.
• Penggunaan pada motor disel.
b. Penyalaan dengan sistem pengapian bunga api listrik
• Pada saat akhir langkah kompresi, campuran bahaan bakar & udara dibakar dengan loncatan bunga api lisrtik.
• Penggunaan pada motor otto / bensin.
3. Sistem pengapian pada sepeda motor
Sistem pengapian pada sepeda motor ada dua macam:
a. Sistem pengapian baterai
b. Sistem pengapian magnet
Uraian
a. Sistem pengapian baterai
Sistem pengapian baterai adalah pengapian yang menggunakan baterai sebagaai sumber arus.
1. Prinsip kerja dasar
Tegangan baterai 12V ditransformasikan menjadi tegangan tinggi 5kV – 25kV, kemudian dialirkan ke busi secara bergiliran yang diatur oleh rotor sesuai urutan pengapian (firing order)
2. Sifat-sifat:
• Daya pengapian baik pada putaran rendah.
• Saat pengapian ditentukan oleh putaran mesin dan beban mesin.
• Saat pengapian dapat diatur secara mekanis menggunakan kontak pemutus atau secara elektronis.
b. Sistem pengapian magnet
Sistem pengapian baterai adalah pengapian yang menggunakan generator sebagaai sumber arus.
1. Prinsip kerja dasar
Pengapian magnet merupakan gabungan dari generator dan sistem pengapian.
2. Sifat-sifat
• Sumber tegangan dari generator, sehingga motor dapat hidup tanpa baterai.
• Daya pengapian baik pada putaran tinggi.
• Putaran start harus lebih besar dari 200rpm.
• Sering digunakan pada motor kecil seperti sepeda motor.
4. Dasar transformasi tegangan (prinsip induksi magnetis)
a. Medan magnet
Jika medan magnet digerak-gerakkan di dekat kumparan, maka:
• Terjadi perubahan medan magnet.
• Timbul tegangan lisrtik (tegangan induksi).
b. Transformator
Jika pada sambungan primer transformator dihubungkan dengan arus bolak-balik maka:
• Ada perubahan arus listrik.
• Terjadi perubahan medan magnet.
• Terjadi tegangan induksi.
c. Perbandingan tegangan
Perbandingan tegangan sebanding dengan perbandingan jumlaah lilitan.
• Jika jumlah lilitan sedikit, maka tegangan induksi kecil.
• Jika jumlah lilitan banyak, maka tegangan induksi besar.
d. Transformasi dengan arus searah
Transformator tidak dapat berfungsi dengan arus searah karena:
• Arus tetap.
• Tidak terjadi perubahan medan magnet.
• Tidak ada induksi.
Untuk mengatasinya, harus diberi saklar pada sambungan primer. Jika saklar dibuka/tutup (on/off), maka:
• Arus primer terputus-putus.
• Ada perubahan medan magnet.
• Terjadi induksi.
5. Sifat-sifat induksi diri
• Tegangan bisa melebihi tegangan sumber arus, pada sistem pengapian tegangannya ≈300 – 400V.
• Induksi diri adalah penyebab timbulnya bunga api pada kontak pemutus.
• Arah tegangan induksi diri selalu menghambat arus primer.
6. Bagian-bagian sistem pengapian
• Baterai sebagai sumber arus listrik.
• Kunci kontak untuk menghubungkan dan memutuskan arus listrik dari baterai ke sirkuit.
• Koil untuk mentransformasikan tegangan baterai 12V menjadi tegangan tinggi (5.000 – 25.000V).
• Kontak pemutus untuk menghubungkan dan memutuskan arus primer agar terjadi induksi tegangan tinggi pada sirkuit sekunder sistem pengapian.
• Kondensator kegunaan
1. Mencegah loncatan bunga api di antara celah kontak pemutus pada saat kontak pemutus mulai membuka.
2. mempercepat pemutusan arus primer sehingga tegangan induksi yang timbul pada sirkuit sekunder tinggi.
• Generator pembangkit sebagai penghasil / sumber tegangan AC.
• Busi untuk meloncatkan bunga api listrik di antara kedua elektroda busi di dalam ruang bakar, sehingga pembakaran dapat dimulai.
b. Macam-macam sistem pengapian
1. Pengapian baterai
Prinsip terbentuknya bunga api listrik (spark) alat penyala batere:
1. Ketika stop contact pada posisi on dan pemutus arus atau platina (breaker points) tertutup, maka arus listrik akan mengalir dari batere menuju ke koil yang di dalamnya terdapat kumparan primer, kumparan sekunder, dan inti besi lunak, sehingga terjadi medan magnet
2. Ketika arus primer diputus karena bagian platina terbuka oleh gerakan berputar dari nok (cam) maka medan magnet akan hilang dan timbul arus induksi pada kumparan sekunder yang mampu menghasilkan tegangan hingga ± 5.000 – 25.000V sehingga menimbulkan loncatan bunga api listrik (spark) pada busi
3. Ketika terjadi spark maka pada setiap gap juga akan terjadi spark, termasuk di platina, untuk itu dipasang kondensor guna menyerap arus induksi, sehingga tidak timbul spark pada platina
2. Sistem pengapian magnet
Prinsip terbentuknya bunga api listrik alat penyala magnet:
1. Ketika stop contact pada posisi on dan pemutus arus atau platina (breaker points) tertutup, maka pada saat jangkar bersama-sama kumparan primer berputar atau magnet berputar, akan terjadi medan magnet pada koil.
2. Ketika arus primer diputus karena bagian platina terbuka oleh gerakan berputar dari nok (cam) maka medan magnet akan hilang dan timbul arus induksi pada kumparan sekunder yang mampu menghasilkan tegangan hingga ±5.000 – 25.000Volt sehingga menimbulkan loncatan bunga api listrik (spark) pada busi.
3. Ketika terjadi spark maka pada setiap gap juga akan terjadi spark, termasuk di platina, untuk itu dipasang kondensor guna menyerap arus induksi, sehingga tidak timbul spark pada platina.
3. Pengapian CDI (Magneto Capasitet Discharge Ignition)
Prinsip kerja CDI
• Tegangan yang dibangkitkan oleh kumparan pembangkit tenaga primer diserahkan oleh diode penyearah dan disimpan dalam kapasitor.
• Sewaktu kumparan pulser membangkitkan tegangan yang mengalir ke transistor lewat diode akan membuka transistor.
• Transistor membuka, maka dengan cepat arus mengalir dari kapasitor ke kumparan primer.
• Dengan cepat pula medan magnet dibangkitkan dan tegangan tinggi dibangkitkan pada kumparan sekunder.
Keuntungan
Efisiensi pengapian / daya pengapian lebih besar di bandingkan dengan menggunakan kontak pemutus
Kerugian
Hanya cocok untuk motor bervolume silinder kecil karena sifat dari kapasitor membuang muatan dengan cepat.
a. Pengapian CDI – DC
Cara kerja
• Arus dari baterai masuk ke trasformer kemudian diputus-putus oleh swich circuit untuk memperbesar tegangan dari baterai.
• Tegangan tinggi dari transformer di searahkan oleh diode, kemudian masuk ke SCR sehingga SCR menjadi aktif (on), dan juga disimpan dalam kapasitor.
• Arus dari kapasitor juga mengalir ke primer koil kemudian ke massa sehingga timbul medan magnet pada inti koil.
• Ketika pick-up melewati pulser, pulser mengeluarkan tegangan dan masuk ke Ignition Timing Control Circuit yang menentukan saat pengapian dengan mengirim pulsa (arus) ke SCR.
• Kemudian gate SCR membuka sehingga membuang muatan ke massa.
• Terjadi perubahan medan magnet pada koil sehingga menghasilkan induksi tegangan tinggi pada kumparan sekunder yang menghasilkan loncatan bunga api listrik pada busi.
b. Pengapian CDI – AC
Cara kerja
• magnet berputar sehingga exciter coil (spoil) mengeluarkan arus AC 100-400 V.
• Arus AC dirubah menjadi arus DC oleh diode kemudian di simpan dalam kapasitor lalu ke primer koil, ke massa sehingga timbul medan magnet pada inti koil.
• Arus DC dari diode juga masuk ke SCR, sehingga SCR menjadi aktif.
• Kemudian pulser membangkitkan tegangan dan masuk ke trigger yang menentukan saat pengapian dengan mengirim pulsa (arus) ke SCR.
• Gate SCR terbuka sehingga kapasitor membuang muatannya ke massa.
• Terjadi perubahan medan magnet pada koil sehingga menghasilkan induksi tegangan tinggi pada kumparan sekunder yang menghasilkan loncatan bunga api listrik pada busi.

FUNGSI DAN PENGERTIAN MOTOR STARTER

Sistem Starter
Suatu mesin tidak dapat mulai hidup (start) dengan serndirinya, maka mesin
tersebut memerlukan tenaga dari luar untuk memutarkan poros engkol dan
membantu untuk menghidupkan. Dari beberapa cara yang ada , mobil pada
umumnya menggunakan motor listrik, digabungkan dengan magnetic switch yang
memindahkan gigi pinion yang berputar ke ring gear yang dipasangkan ke pada
bagian luar dari fly wheel, sehingga ring gear berputar ( dan juga poros engkol ).
Motor starter harus dapat menghasilkan momen yang besar dari tenaga yang kecil
yang tersedia pada baterai. Hal lain yang harus diperhatikan ialah bahwa motor
starter harus sekecil mungkin. Untuk itulah , motor serie DC (arus searah)
umumnya yang dipergunakan.


Ikon Motor Starter
Motor starter yang dipergunakan pada automobile dilengkapi dengan magnetic
switch yang memindahkan gigi yang berputar (selanjutnya disebut gigi pinion )
untuk berkaitan atau lepas dari ring gear yang dipasangkan mengelilingi fly wheel
(roda gila) yang dibuat pada poros enngkol. Saat ini kita mengenal dua tipe motor
starter yang digunakan pada kendaraan atau truck-truck kecil, yaitu motor starter
konvensional dan reduksi. Mobil-mobil yang dirancang untuk dipergunakan pada
daerah dingin mempergunakan motor starter tipe reduksi, yang dapat
menghasilkan momen yang lebih besar yang diperlukan untuk mensart mesin
pada cuaca dingin. Motor starter tipe ini dapat menghasilkan momen yang lebih
besar dari pada motor starter konvensional untuk ukuran dan berat yang sama.,
saat ini mobil cenderung mempergunakan tipe ini meskipun untuk daerah yang
panas. Pada umumnya motor starter digolongkan (diukur) berdasarkan output
nominalnya (dalam KW) makin besar output makin besar kemampuan starternya

KOMPONEN_KOMPONEN MOTOR STARTER

Yoke dan Pole Core




Yoke dibuat dari logam yang berbentuk silinder dan berfungsi sebagai tempat pole
core yang diikat dengan sekrup.Pole core berfungsi sebagai penopang field coil dan
memperkuat medan magnet yang ditimbulkan oleh field coil.
Ikon Field Coil
Field coil dibuat dari lempengan tembaga, dengan maksud dapat memungkinkan
mengalirnya arus listrik yang cukup kuat/besar. Field coil berfungsi untuk dapat
membangkit medan magnet.
Pada starter biasanya digunakan empat field coil yang berarti mempunyai empat
core.


Ikon Armature dan Shaft
Armature terdiri dari sebatang besi yang berbentuk silindris dan diberi slot-
slot,poros,komulator serta kumparan armature. Dan berfungsi untuk merubah
energi listrik menjadi energi mekanik, dalam bentuk gerak putar.


Ikon Brush
Brush terbuat dari tembaga lunak, dan berfungsi untuk meneruskan arus listrik dari
field coil ke armature coil langsung ke massa melalui komutator. Umumnya sarter
memiliki empat buah brush, yang dikelompokkan menjadi dua.
  • Dua buah disebut dengan brush positif.
  • Dua buah disebut dengan brush negative

Ikon Armature Brake
Armature brake berfungsi sebagai pengereman putaran armature setelah lepas
dari perkaitan dengan roda penerus.


Ikon Drive Lever
Drive lever berfungsi untuk mendorong pinion gear kea rah posisi berkaitan
dengan roda penerus. Dan melepas perkaitan pinion gear dari perkaitan roda
penerus.


Ikon Sarter Clutch
Sarter clutch berfugsi untuk memindahkan momen punter saft kepada roda
penerus, sehingga dapat berputar.Sarter clutch juga berfungsi sebagai pengaman
dari armature coil bilamana roda penerus cenderung memutarkan pinion gear


Ikon Sakelar Magnet (Magnetic Switch)
Sakelar magnet digunakan untuk menghubungkan dan melepaskan pinion gear
ke/dari roda penerus, sekaligus mengalirkan arus listrik yang besar pada sirkuit
motor starter melalui teminal utama.